About Free Tips

banner5656

Free Tips has many free blogger templates just for you. The collection has more than 20 templates and will be added regularly. You can choose template that suits your need and your taste. Feel free to download. You can go through this link to see the collection here.

Harry Potter Is Moving...

teknologi pendidikan

Rabu, 17 Maret 2010
Donni Helipriyanto, SE: Dosen STP Trisakti 74-79
PENDAHULUAN
Media pembelajaran merupakan
salah satu komponen
yang penting dalam mendukung
keberhasilan proses belajar mahasiswa,
disamping T.I.K. dan
T.I.U. yang sudah dijabarkan
melalui analisis instruksional
(KHUSUS dan UMUM). Konsep
media pembelajaran sendiri masih
kabur bagi sebagian dosen,
apalagi penerapannya, mungkin
karena mungkin sebagian dosen
belum mempelajarinya secara
khusus sehingga menjadi kabur
atau karena banyaknya informasi
yang diperoleh. Oleh karena
itu setiap dosen perlu
mempelajari dan mengenal cara
pemilihan media pembelajaran.
Atas dasar itulah makalah ini
disusun dengan menitik beratkan
pada pembahasan tentang
media pembelajaran yang meliputi:
makna media, Manfaat
Media, Pemilihan Media, Peran
Media Pembelajaran Dalam Komunikasi.
MEDIA PEMBELAJARAN
Makna Media Pembelajaran
Dalam pembelajaran tehnologi
pendidikan, banyak batasan
tentang “Media Pembelajaran”.
Namun pada hakekatnya berbagai
batasan yang dikemukakan
mengandung pengertian dasar
yang sama. Dalam berkomunikasi
kita membutuhkan media
atau sarana. Secara umum
makna media adalah apa saja
yang dapat menyalurkan informasi
dari sumber Informasi ke
Penerima Informasi. Jadi media
pembelajaran merupakan “pe-
PENGENALAN DAN PEMILIHAN MEDIA
PEMBELAJARAN
OLEH
DONNI HELIPRIYANTO
J. Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999 75
Oonni Helipriyanto, SE: 74-79 ISSN 1411-1527
rangkat lunak “ (Soft Ware) yang
berupa pesan atau informasi
pendidikan yang disajikan dengan
memakai suatu peralatan
bantu (Hard ware) agar pesan/
informasi tersebut dapat
sampai kepada mahasiswa. Disini
jelas bahwa media berbeda
dengan peralatan tetapi keduanya
merupakan unsur-unsur
yang saling terkait satu sama
lain dalam usaha menyampaikan
pesan/informasi pendidikan
kepada mahasiswa.
Manfaat Media Pembelajaran
Dalam suatu proses pembelajaran
manfaat media secara
umum adalah untuk memperlancar
proses interaksi antara
dosen dan mahasiswanya, agar
mahasiswanya dapat belajar lebih
optimal secara khusus media
pembelajaran bermanfaat
untuk:
1. Menyeragamkan materi
2. Membuat akses pendidikan
lebih merata
3. Membuat proses belajar lebih
cepat dan menarik
4. Menjadikan proses lebih interaktif
5. Mengurangi waktu belajar
6. Meningkatkan kualitas belajar
7. Tidak membatasi tempat
8. Meningkatkan sifat positif
mahasiswa terhadap bahan
atau proses belajar
9. Mengubah peran dosen agar
lebih positif dan produktif
10.Menjadikan pengajaran atau
instruksi lebih berdasarkan
pada keilmuan.
Peran Media Pembelajaran Dalam
Komunikasi
Dalam proses komunikasi
media pembelajaran hanya
merupakan salah satu dari
empat unsur yang berperan
dalam proses komunikasi, yaitu:
Sum Informasi-Pesan –Sarana-
Penerima. Dalam suatu proses
komunikasi media pembelajaran
akan bermakana jika ada
interaksi antara ke empat unsur
tersebut, jika salah satu dari
empat unsur tersebut tidak
ada/tidak berfungsi, maka
proses komunikasi tidak dapat
berlangsung dengan baik dan
lancar. Seorang dosen yang
sedang mengajar di depan
mahasiswanya merupakan
proses komunikasi. Dalam
berkomunikasi haruslah diingat
bahwa keberhasilannya
dipengaruhi oleh berbagai
faktor. Sistem pembelajaran
telah memperhitungkan
kemungkinan itu dan
mengantisipasinya dengan
memasukkan “media
Pembelajaran” kedalam sistem.
Dengan memanfaatkan media
pembelajaran, berbagai
hambatan komunikasi akan
dapat diatasi. Perbedaan latar
belakang mahasiswa, perbedaan
76 J. Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999
ISSN 1411-1527 Donni Helipriyanto, SE.: 74-79
kecepatan belajar, hambatan
jarak geografis, perbedaan
waktu dan lain-lain dapat
ditiadakan.
PEMILIHAN MEDIA
Berdasarkan
ketersediaannya media dapat
dikelompokkan menjadi Media
Jadi (MEDIA BY UTILIZATION)
dan Media Rancangan (MEDIA
BY DESIGN) alasan utama
seseorang menggunakan media
adalah media dapat berbuat
lebih dari biasa yang dilakukan.
Pemilihan media dilakukan agar
penggunaan media dapat
mencapai tujuan pembelajaran,
maka haruslah dipilih media
pembelajaran yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran.
Haruslah diketahui bahwa media
merupakan komponen dari
keseluruhan sistem
pembelajaran. Media
Pembelajaran dikelompokkan
menjadi 10 kelompok yaitu:
1. Audio
2. Cetak
3. Audio-Cetak
4. Proyeksi Visual Diam (Over
Head Transparan/Oht)
5. Proyeksi Visual Diam Dengan
Audio
6. Visual Gerak
7. Visual Gerak Dengan Audio
8. Benda
9. Manusia Dan Sumber Lingkungan
10.Komputer
Dalam kesempatan ini penulis
ingin membahas dan menjelaskan
mengenai media transparansi,
karena media transparansi
lebih sering dan lebih
fleksibel dipergunakan oleh seorang
dosen dalam menyampaikan
pesan atau informasi pendidikan
kepada mahasiswanya.
Adapun yang dimaksud dengan
Media Transparansi adalah ;
suatu sarana untuk menyampaikan
pesan atau informasi
yang berbentuk bahan tembus
cahaya dan penggunaannya
dengan cara diproyeksikan ke
layar.
Kegunaan Visualisasi Dengan OHT
Dari data statistik membuktikan
bahwa pesan yang disampaikan
dengan cara divisualisasikan
atau ditayangkan lebih
dapat dimengerti dengan jelas
daripada secara lisan.
Adapun kegunaan visualisasi
dengan OHT antara lain:
1. Meningkatkan konsentrasi
2. Menambah minat dan
menambah rasa ingin tahu
3. Mengatasi hambatan bahasa
4. Bahasa yang abstrak
menjadi kongkrit dan
5. sPeedrseerphsain ma enjadi seragam
6. Dapat menampilkan
hubungan suatu penjelasan
dengan penjelasan lainnya
secara berurutan
J. Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999 77
Oonni Helipriyanto, SE: 74-79 ISSN 1411-1527
7. Dapat menambah daya serap
mahasiswa/hadirin sehingga
daya ingat (retensi)juga
meningkat.
Kelebihan dan Kekurangan OHT
Kelebihan dari Over Head
Transparan adalah:
a. Mudah disiapkan pada saat
akan digunakan
b. Tidak memerlukan ruangan
yang gelap.
c. Penyajiannya teratur dan
berurutan
d. Hemat waktu
e. Dapat digunakan untuk
kelompok besar dan kecil.
f. Dapat dipergunakan berulang
kali.
Kekurangan dari Over Head
Transparan adalah:
a. Susunannya mudah kacau.
b. Butuh tehnik pembuatan
khusus untuk penyajian
yang khusus.
c. Perlu tempat khusus berupa
kotak dan disimpan dalam
posisi berdiri agar OHT tidak
saling tindih.
OVER HEAD TRANSPARAN
dapat disingkat dengan kata
VISUALS,
V : Visible (dapat
terlihat/terbaca)
I : Interesting (menarik)
S : Structured (terstruktur)
U : Useful (bermanfaat)
A : Accuarates
Prinsip Pembuatan Transparansi OHT
Agar supaya penggunaan
OHT optimal, perlu diketahui
berbagai prinsip pembuatan
transparansi, adapun prinsip
transparansi tersebut adalah :
Gunakan kata kunci yang menjadi
judul pembicaraan, Lembar
transparansi yang berisi satu ide
utama, Gunakan huruf cetak
agar tampak rapih dan mudah
dibaca, Jumlah kata dalam tiap
lembar transparansi 15 sampai
20 kata, Tinggi huruf minimal
0,6 cm/¼ inch, Warna huruf
harus kontras dengan latar belakang
(misal : Hitam atau Biru),
tidak boleh menggunakan warna
kuning, hijau dan merah.
Alat Yang Dibutuhkan Dalam Pembuatan
Transparansi
Untuk membuat sebuah
transparansi dibutuhkan
berbagai alat, antara lain:
􀂃 Plastik Transparansi
berukuran 8,5 x 11 inch
dengan tebal 0,1 mm.
􀂃 Alat tulis untuk transparansi.
􀂃 Kertas Pemandu.
􀂃 Bingkai transparansi.
Bahan plastik transparansi
dibeda-bedakan, ada yang
disebut :
􀂃 Write on Film (ditulis langsung
pada transparansi).
78 J. Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999
ISSN 1411-1527 Donni Helipriyanto, SE.: 74-79
􀂃 Plain Paper Copier (transparansi
untuk foto copy).
􀂃 Infra Red Transparancy Film
(transparansi untuk infra
merah).
Teknik pembuatan OHT
yang write on Film (langsung ditulis)
dibutuhkan berbagai
macam perlengkapan yaitu:
􀂃 Alat tulis OH pen (permanen
dan non-permanen).
􀂃 Penghapus OH pen (asseton)
atau penghapus biasa.
􀂃 Bahan pewarna (adhesive
colour film).
􀂃 Kertas polos.
􀂃 Kertas bergaris untuk memandu
pada saat menulis.
Fungsi bingkai yang dipakai
pada Plastik Transparansi
adalah :
􀂃 Untuk memperkuat OHT.
􀂃 Untuk melindungi OHT agar
tidak mudah lecek.
􀂃 Untuk menghalangi cahaya
pinggir transparansi.
􀂃 Memungkinkan untuk
menggunakan variasi tehnik
penyajian transparansi.
􀂃 Mempermudah penomeran/-
penyusunan.
􀂃 Untuk tempat catatan pinggir.
􀂃 Mempermudah penyimpanan.
􀂃 Memberi kesan rapi dan profesional.
Pada pemasangan bingkai
transparansi hindarilah
penggunaan staples.
Tehnik Penyajian Over Head
Transparancy
Walaupun sebuah
transparansi sudah memenuhi
syarat, masih dibutuhkan
prinsip umum tentang tehnik
penyajian OHT. Secara umum
tehnik penyajian OHT adalah :
􀂃 Gunakan format yang tetap
(vertical atau horizontal)
􀂃 Jangan menyalin seluruh
teks.
􀂃 Hindari huruf ketik tanpa
diperbesar.
􀂃 Selalu menghadap kepada
hadirin.
􀂃 Tidak menunjuk di layar,
melainkan di OHT.
􀂃 Gerakkan petunjuk step by
step.
􀂃 Pakailah alat penunjuk
bukan dengan jari tangan.
􀂃 Matikan lampu proyektor
bila tidak dipakai lagi.
Untuk supaya penyampaian
pesan/informasi makin menarik
dan tidak membosankan,
diperlukan variasi tehnik
penyajian transparansi secara
khusus, yaitu :
􀂃 Teknik Stripping : Tehnik
dengan cara menampilkan isi
transparansi di layar setahap
demi setahap
J. Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999 79
Oonni Helipriyanto, SE: 74-79 ISSN 1411-1527
􀂃 Teknik Overlaying: Cara
menampilkan obyek
transparansi secara
runtut/berurutan, mulai
transparansi pertama hingga
transparansi yang terakhir
dalam satu lembar
transparansi
􀂃 Teknik Bill Boarding :
Dengan cara menggunakan
bingkai berbentuk bujur
sangkar yang diletakkan
pada suatu gambar
transparansi, maksudnya
untuk membatasi gambar itu
saat menerangkan gambar
tersebut
􀂃 Tehnik Menulis Langsung :
Teknik pada saat
menerangkan sesuatu hal,
penyaji menulis langsung
pada transparansi tersebut.
Saran Penyajian Over Head
Transparancy
OHP dapat ditempatkan di
tengah maupun di sudut
ruangan, OHP lebih
menguntungkan bila diletakkan
di sudut ruangan karena
pandangan hadirin tidak
terhalang oleh kepala cermin
proyektor maupun penyaji/-
presenter.
Jarak antara layar dengan
OHP sejauh 2,7 m, Jarak antara
layar dengan baris pertama
peserta sejauh 3,9 m/13 feet,
dan jarak antara layar dengan
baris terakhir peserta sejauh 8
kali lebar layar/lebar proyeksi.
KESIMPULAN
80 J. Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999
ISSN 1411-1527 Donni Helipriyanto, SE.: 74-79
OHP/OHT merupakan salah
satu sarana penyampaian
pesan/materi pembelajaran
yang mudah disiapkan, namun
dibutuhkan pengetahuan
mengenai penggunaan alat itu
sendiri. Pengetahuan mengenai
persyaratan dan keterampilan
pembuatan OHT, serta
pengetahuan mengenai materi
yang akan disampaikannya
untuk mencapai manfaat OHT
yang sebesar-besarnya dalam
mencapai tujuan pembelajaran
yang telah ditentukan.
DAFTAR PUSTAKA
Corder, P.S. The teaching of
meaning: in applied linguistics
and the teaching of english.
Hugh Fraser and Wr.
O’Donnel, Longman. 1973.
Jacobson, Roman. The implications
of language universal:
in Universals of Language,
Joseph H. Greenberg, ed.
Cambridge Mass. MIT
Press. 1973.
Turabian, Kate L. A manual for
writers. Chicago, the UniJ.
Ilm. Pariwisata, Vol. 4, No. 2. November 1999 81
Oonni Helipriyanto, SE: 74-79 ISSN 1411-1527
versity of Chicago Pers.

0 komentar:

Poskan Komentar

banner125125 banner125125 banner125125 ads_box ads_box ads_box
 
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Followers